Komite Inovasi Nasional dan Komite Ekonomi Nasional
Komite Inovasi Nasional (KIN)
Tugas KIN :
- Membantu Presiden memperkuat Sistem Inovasi Nasional, mengembangkan Budaya Inovasi Nasional
- Memberi masukan dan pertimbangan Prioritas Program, Rencana Aksi termasuk Alokasi Pebiayaan dan fasilitas untuk penguatan sistem inovasi nasional yang menhasilkan produk inovatif,
- Memantau, mengevaluasi pelaksanaan kebijaksan dan program penguatan sistem inovasi nasional.
Bidang KIN :
- Ketahanan Pangan,
- Ketahanan Energi,
- Bioteknologi,
- Industri Manufaktur,
- Industri Transportasi,
- Industri Pertahanan,
- Teknologi Pemrosesan Pertanian,
- Teknologi Pemrosesan Ikan Laut,
- Manajeman Alam,
- Inovasi lainnya.
Pengurus KIN :
Ketua : Prof. Dr. Zuhal
Wakil : Rektor IPB
Sekretaris : Freddy Permana Zen
Anggota :
- Sangkot Marzuki
- Sahari BEsari
- Bustanul Arifin
- Amir Sambodo
- Rachmat Gobel
- Ilham Habibie
- Tien Muchtadi
- Anton Apriantono
- Arief Rahman
- Jusyam Syafii Djamal
- Bambang Kesowo
- Betty Setiastuti Alisjahbana,
- Tri Mumpuni Wiyato,
- Rektor UI,
- Rektor ITB,
- Rektor UGM,
- Rektor UNHAS,
- Rektor Syah Kuala,
- Rektor Cendrawasih,
- Rektor Pattimura,
- Rektor Udayana.
=========================================================
Komite Ekonomi Nasional (KEN)
Tugas KEN :
Mengkaji kebijakan-kebijakan perekonomian Nasional,
Memberikan rekomendasi kebijakan,
telaah krisis terhadap desain APBN berjalan
Anggota KEN :
Ketua : Chairul Tanjung
Wakil : Chatib Basri
Sekertaris : Aviliani
Anggota :
- Ninasapti Triaswati,
- Umor Juoro,
- Purbaya Yudhi Sadewa,
- Christianto Wibisono,
- John A. Prasetio,
- Faisal H. Basri,
- T. P. Rachmat.
Sumber : Kompas.com , JawaPos.com



























