Konsultan SEO Indonesia atau Pakar SEO Indonesia ?
Konsultan SEO Indonesia atau Pakar SEO Indonesia ? pastinya untuk bangsa Indonesia.
by. Ali Akbar
Pagi ini, sehabis baca artikel dari Mas Keke di SEOKita. Terhenyak sebentar tentang kalimatnya “berjuang untuk negara”. Betul juga, klo di pikir-pikir. Ali selalu belajar Internet Marketing dari banyak orang dalam dan luar negeri dan akhirnya memilih untuk mendalami ilmu SEO, belajar kemana-mana sampai COST udah banyak mengalir. Hufff.. paling manteb waktu baca “… kemaslahatan ummat”, rasanya pribadi MUSLIM saya terpanggil.
Klo dipikir-pikir, aye juga dah berusaha untuk tidak bergantung pada orang asing (di luar indonesia) -Sampai menolak tawaran untuk tidak bergabung di SEO Consulting milik mereka-, walau belajar sama mereka tapi ga rela kok klo rejeki di indonesia lari ke tangan mereka. Maka dari itulah, lahir sebuah ide untuk menjadi Pakar SEO Indonesia, supaya mereka ga macem-macem sama orang Indonesia yang juga BISA DIANDALKAN.
Pakar SEO adalah impian dan cita-cita saya ( saat ini cita-cita setinggi langit, masih belom dilarang kan? ) Kalau memang ada yang tidak berkenan, aye mohon dimaafkan. Aye juga sadar klo kalimat Pakar adalah pemberian masyarakat, bukan hanya “milik” sendiri.
Saat memilih kalimat ini, saya tahu akan ada orang yang kurang sepaham. makanya di tulisan saya di Squidoo saya pun menuliskan permohonan maaf jika ada yang tidak suka. Apalagi skill saya yang masih ‘terus belajar’ ini memang belum “layak” rasanya di anggap seorang Pakar, saya menekankan sekali lagi, bahwa saya HANYA BERUSAHA & BERDOA untuk menjadi Pakar SEO. Dengan ‘tempelan’ kalimat PAKAR ini, saya pribadi pun berharap agar diri saya terus terpacu untuk mempersembahkan ilmu SEO yang lebih baik lagi di blog ini.
Saya bukan Jagoan, saya juga bukan Pecundang. Saya hanya ingin memacu dan memotivasi diri saya tiap hari. Ada yang salahkah dari kalimat itu ?
Saya ingat cerita tentang Colombus dan Benua Amerika. Saat Colombus di ejek karena mengakui bahwa dialah yang menjadi penemu benua tersebut. Kemudian Colombus mengajak orang untuk membuat sebutir telur berdiri. saat yang lain tidak bisa membuat telur tersebut berdiri, Colombus kemudian maju dan membuat telur itu berdiri dengan cara memecahkan bagian bawahnya telur itu. Lantas semua orang berkata : ” Ya..klo itu mah kita juga bisa” …. Dengan tenang Colombus berkata ; ” Kalau bisa, kenapa ga dilakukan dari tadi” ;p
atau saya ingat juga kalimat dari T. Harv Eker si Motivator dan penulis buku Multimillionaire Mindset, katanya : ” Kalau Anda melihat orang kaya dan mencaci-maki dan menyumpahi serta mencibir, berarti anda belum memiliki mindset seorang milioner. Ada baiknya anda mendekatinya dan menjabat tangan (klo bisa ;p) dan berkata “terima kasih telah menjadi inspirasi saya untuk menjadi orang kaya (nanti). Saya doakan semoga kekayaan anda akan menjadi kebaikan bagi banyak orang”. Itu baru Mindset orang kaya. Bless the Rich People
Saya hanya memiliki IDE kecil untuk kalimat Pakar SEO. Kalau tak berkenan, Saya MOHON MAAF. Saya juga cuma seorang Ali Akbar yang suka belajar dan saat ini jatuh cinta pada SEO. Terlambat memang ya, tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali kan? ;p saya hanya berdoa untuk bisa sampai ditaraf Pakar SEO ? Mohon doa restu nya aja, Boleh kan ? ;p
Salam Internet Trilyuner <– Jangan-jangan kalimat ini gak boleh juga? ;p
Sukses Selalu, Selalu Sukses
Mari bersinergi dan berjuang untuk bangsa dan negara Indonesia
Peace, Love and Respect !

